1. Untuk memastikan keseragaman feeding belt, jika terlalu cepat atau terlalu lambat akan dengan mudah menyebabkan penyumbatan atau laju tanpa beban pada feeding belt. pembagi kayu raja hutan .
2. Dalam proses penghancuran kayu dengan pemecah kayu raja hutan, karena tingkat kehalusan serbuk yang tinggi, mudah menimbulkan banyak limbah, dan limbah juga menjadi alasan utama berkurangnya hasil.
3. Pemilihan jenis bahan yang dihancurkan Bahan rapuh lebih mudah dihancurkan dibandingkan bahan keras, bahan dengan kandungan serat lebih sedikit lebih mudah dihancurkan dibandingkan bahan dengan kandungan serat lebih banyak.
4, bahan yang dihancurkan dengan kadar air rendah bahan lebih mudah dihancurkan, semakin tinggi kadar airnya, semakin sulit dihancurkan. Ambil contoh kayu gelondongan, bila kadar air ditingkatkan dari 13% menjadi 14,5%, hasil panen akan turun sebesar 20%. Oleh karena itu, kadar air bahan yang dihancurkan harus kurang dari 13%. Dan dari sudut pandang penyimpanan, kadar air bahan yang dihancurkan harus kurang dari 13%.
5. Jika kondisi lain dianggap sama, sisipan berkualitas baik akan dipotong lebih teliti, memiliki efisiensi lebih tinggi, dan masa pakai lebih lama, sedangkan sisipan berkualitas buruk akan menjadi lunak dan berubah bentuk akibat pekerjaan intensitas tinggi yang terus menerus. Sehingga sangat mengurangi kapasitas penghancuran penghancur kayu.
